| Article Index |
|---|
| PHP Framework |
| Pengertian Framework |
| All Pages |
Sebenarnya apa sih yang disebut dengan framework itu??
Framework dapat disederhanakan sebagai alat yang digunakan untuk membantu pekerjaan. Karena untuk pembuatan website maka framework adalah alatnya untuk mempermudah pembuatan website.
Jika dengan CMS maka Anda tinggal menjalankan saja tidak perlu lagi memikirkan untuk menulis kode program sendiri, tetapi tidak demikian dengan framework. Menggunakan framework kita masih harus menulis kode, bedanya kode-kode yang kita tulis harus menyesuaikan dengan lingkungan framework yang kita gunakan. Memang konsekuensinya kita harus belajar lagi lingkungan pengembangan berdasarkan framework yang kita gunakan, tetapi hal itu akan terbayar setelah kita menguasai dan bisa menggunakan framework tersebut. Contoh PHP Framework ialah CakePHP, Zend Framework, Symfony, Prado.
Sebuah framework selain menyediakan lingkungan pengembangan sendiri- sendiri juga menyediakan berbagai macam fungsi siap pakai yang bisa kita gunakan dalam pembuatan website. Sehingga tidak perlu kaget jika akan banyak kode atau fungsi yang terlihat tidak seperti biasanya, karena fungsi- fungsi
tersebut merupakan fungsi bawaan framework dan bukan fungsi asli dari PHP. Fungsi tersebut terkadang merupakan pengembangan atau penyesuaian fungsi asli PHP agar lebih mudah digunakan atau agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Artikel di atas diambil dari : http://deditriyanto.wordpress.com/2008/03/28/apa-itu-framework/
Walaupun sudah ada CMS yang bisa Anda temui tutorial dan bukunya serta mungkin anda bisa mempelajari CMS tersebut, namun kenyataannya CMS hanya bisa mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang terbatas saja dan Anda 'terpatrun' dengan apa yang disediakan oleh CMS tersebut secara sistem yg sudah ada dan tampilan. Inilah perbedaan besar antara 'belajar secara instan dari buku' dengan 'belajar dari nol untuk menjadi programmer'. Programmer biasanya mempunyai logika/ algoritma pemrograman dan tentunya bahasa pemrograman yang dia kuasai untuk mengutak-atik dapur file PHP, CSS, Javascript dan databasenya
he3x...1-0 ( Maklum, saya agak sensi nih dgn buku2 yang beredar dengan tambahan judul : instan...instan..., karena saya belajar sebagai programmer tidak ada yang instan..semua butuh waktu). Maka dari itu, mau tidak mau, Anda yang sudah bisa menguasai CMS pun, membutuhkan programmer untuk menangani 'jeroan-jeroan' di dalam web CMS tersebut.
Memang, saya sendiri(admin metadesain) sebagai seorang praktisi mengakui bahwa untuk pembuatan website skala profil dan beberapa pekerjaan sangat terbantu dengan adanya CMS, namun itu tidak berarti saya terlalu bergantung pada CMS, malah saya terbakar untuk membuat CMS sendiri. Hidup CMS Indonesia..he3x 


